BISNIS ANEKA BAKSO PATIN

Mengenal Bahan Baku Ikan Patin
Bahan baku ikan patin (pangasius hypopthalmus) merupakan ikan budidaya yang akhir akhir perkembanggan budidaya semakin cepat. Ikan ini banyak dikembangkan di beberapa kolam dan sungai . Budidaya patin yang relative mudah menjadi salah satu keuntungan karena tidak repot akan suplai bahan baku.
Patin yang termasuk dalam keluarga cat fish, memiliki daging yang relative lebih putih, teksture sedikit lembek , berdaging dan tidak terlalu banyak duri. Hasil budidaya patin di Kalimantan timur cukup pesat. Kebanyakan digunakan untuk memenuhi kebutuhan lauk pauk yang diolah rumah tangga maupun pedagang serta resto.
Ikan patin bisa digunakan untuk olahan lainnya yang lebih praktis dan siap saji. Meski ada anggapan daging ikan patin lembek dan kurang kenyal, namun dengan teknik yang benar patin dapat diolah menjadi aneka bakso yang berkwalitas. Memulai usaha dengan menggunakan bahan baku yang tersedia dalam jumlah continue dan banyak akan memuluskan usaha itu sendiri. Bakso dari patin dapat menjadi alternatif.
Pasar Bakso Ikan
Bakso, makanan dari cina yang begitu popular. Makanan yang bisa diterima seluruh Indonesia ini pertama kali dikenalkan oleh para pendatang dari Cina. Selanjutnya makanan ini mengalami perkembangan baik dari sisi rasa dan bentuk. Di seluruh Indonesia, rasa bakso sangat beragam. Sejak kecil makanan ini sudah dikenalkan oleh setiap keluarga, sehingga keberadaanya telah menjadi sebuah kebiasaan konsumsi yang berulang ulang. Konsumsi besar dan berulang ulang merupakan potensi pasar yang besar untuk mengembangkan usaha.
Di pasar swalayan dan supermarket mulai banyak ditemui bakso ikan dengan berbagai bentuk dan warna. Bentuk lucu hingga bentuk bunga .Bakso ini biasanya dihidangkan sebagai sabu-sabu, sate celup, atau campuran makanan resto seperti sapo, sup, dan tumisan. Harga di pasaran mahal karena masih diimpor, makanan ini banyak dicari. Melihat respon yang sangat baik terhadap makanan ini, tidak ada salahnya kita mencoba membuatnya sendiri. Selain untuk konsumsi keluarga, kita bisa mencoba memasarkan produk ini. Rasanya pun bisa disesuaikan dengan lidah kita.
Salah satu jenis bakso ikan yang sangat terkenal adalah imitation crab meat dan chikua. Kedua bahan tersebut dapat sering dijumpai sebagai makanan pelengkap sushi, sabu sabu atau steam boat. Namun kedua produk tersebut membutuhkan peralatan mesin yang canggih. Bakso ikan lainnya yang bisa dibuat dengan alat sederhana adalah jenis bakso lucu yang menggunakan cetakan, bakso bulatan dengan manual atau aneka bentuk lainnya yang bisa dikerjakan dengan alat sederhana di dapur kita. Aneka warna dan sayuran bisa ditambahkan sehingga tampilan bakso akan semakin cantik dan menarik.
Alasan yang paling mendasar mengapa memilih berdagang bakso adalah bahwa makanan ini disukai oleh setiap orang dari semua usia anak anak sampai dewasa, dari golongan masyarakat bawah sampai kelas atas. Kedua, makanan ini sudah populer sejak jaman dahulu. Ketiga, bakso memiliki multi fungsi, disamping sebagai snak, bisa juga untuk menjadi makanan pendamping masakan atau disajikan sebagai makanan utama dengan kuah. Keempat, membuat bakso sangat mudah dan bisa dilakukan oleh semua orang, kelima bakso yang terbuat dari daging ikan bergizi tinggi dan menyehatkan dan terakhir, memulai bisnis bakso tidak memerlukan modal besar.
BAGAIMANA MENJUAL BAKSO IKAN PATIN ?
Untuk membuka usaha bakso agar cepat laku, perlu mengetahui segmen pasar yang dibidik. Dengan kata lain kita harus tahu siapa yang akan membeli bakso kita, bagaimana cara konsumsi dan berapa besar daya belinya. Memastikan siapa pembeli bakso kita akan membuat bakso lebih laris karena jelas sasaran yang dituju. Dengan mengetahui siapa pembeli bakso kita, sangat mudah untuk menghitung kemampuan jual kita karena kita bisa mengukur besarnya usaha tersebut.
Bakso yang terbuat dari ikan memiliki pelanggan yang cukup besar. Untuk suplai restaurant, rumah makan dan hotel besar kita bisa membuat jenis bakso yang enak dan berkwalitas. Tidak amis dan lezat karena biasanya digunakan untuk pelengkap masakan, sabu sabu, steam boat atau jenis masakan lainnya.
Untuk dijual di supermarket atau swalayan, pilih bakso dengan rasa dan bentuk yang menarik. Kemas sesuai dengan ukuran keluarga misal 250 gr atau 500 gr. Simpan bakso di freezer agar pembeli dengan mudah mengambil dan produk tidak cepat busuk.
Dijual langsung dengan kuah, ditusuk dengan tusuk sate, digoreng, panggang atau rebus bisa dilakukan karena produk ini lezat dan bergizi. Anak anak sangat menyukai . Sesuaikan dengan konsumen anda. Jika kebanyakan anak anak bisa dipilih bentuk karakter lucu . Sajikan dengan sambal dan saos yang digemari.
Jika untuk dimakan sendiri, ada baiknya anda membuat nya dalam jumlah yang cukup dan bisa disimpan di freezer untuk disajikan kapanpun. Sangat praktis karena anda tinggal goreng atau rebus dalam 3-4 menit.
Mengenal Teknik rantai dingin adukan cepat, cara tepat membuat adonan ekonomis kenyal
Teknologi sangat penting untuk membuat makanan yang konsisten mutu produksinya. Membuat bakso ikan dengan cara tradisional dengan hanya mencampurkan adonan tepung dan bahan baku kadang kurang optimal dari sisi mutu dan ekonomis. Cara tradisional hanya dengan mengaduk bahan utama dengan tepung dan bumbu di satu sisi akan menghasilkan tekstur yang tidak konsisten juga memungkinkan tumbuhnya bakteri karena suhu tidak terjaga dingin.
Rantai dingin dengan cara menambahkan bongkahan es menjadi salah satu teknik yang bisa diterapkan sehingga adonan lebih konsisten dan ekonomis. Adukan cepat yakni mencampur adonan bahan utama dengan tepung dalam mesin mixer pencacah/mesin giling bakso bisa menghasilkan adonan yang lebih halus dan konsisten.
Keuntungan menggunakan teknik ini adalah :

Suhu adonan terjaga tetap dingin sehingga bakteri tidak bisa berkembang, yang berarti menjaga mutu bahan baku dari kebusukan.
Suhu dingin membuat protein dalam bahan baku tidak rusak sehingga protein bisa menyerap air banyak.
Karena menggunakan mesin kecepatan tinggi, lebih kenyal dan tercampur dengan homogen/rata.
Lebih ekonomis, karena bisa menambahkan es batu yang bisa mengantikan bahan utama dan tepung.
Meski kenyal adonan tetap lembut
Cepat dikerjakan, cukup 5-10 menit, dibanding diaduk dengan tangan yang dibanting banting butuh waktu lama

MENGENAL BAHAN BAKU DAN BAHAN TAMBAHAN BAKSO
Memilih Bahan Baku Ikan Patin

Menggunakan bahan ikan patin fillet (diambil duri dan kulit) dalam kondisi segar atau beku.
B. Mengenal Tepung dan Bahan Tambahan Pembuat Bakso Jeli
Berikut ini tepung dan bahan pembantu yang sering digunakan dalam pembuatan bakso Ikan
a. Fosfat Makanan
Fosfat makanan juga dikenal dengan nama sodium tripolyphospate. Fosfat merupakan komponen penting dalam adonan bakso jeli. Bahan ini berfungsi untuk menahan air pada proses pelumatan surimi dalam mesin, pemasakan, dan penyimpanan bakso.
b. Modified Starch (tepung pati)
Modified Tapioca Starch merupakan tepung yang sudah dimodifikasi. Bahan ini berfungsi untuk mencegah hilangnya cairan pada proses pemanasan bahan beku. Bahan beku umumnya akan cenderung menjadi lembek jika dimasak ulang. Dengan tambahan bahan ini adonan tidak kering dan juicy. Hasilnya, bakso akan tetap kenyal dan kompak. Jika sulit menemukan jenis tepung ini, dapat juga digunakan tepung tan-mien yang banyak beredar di pasaran.
c. Tepung Tapioka
Tepung tapioka digunakan sebagai bahan pengisi (filler) bakso jeli bermotif. Tepung ini memiliki tingkat elastisitas yang tinggi, tetapi tidak bisa masak pada suhu rendah. Karena itu, jika dalam adonan ditambahkan tepung tapioka, perhatikan waktu pemasakan. Usahakan agar bakso bisa matang hingga ke bagian dalam saat digoreng atau direbus ulang.
d. Pewarna Food Grade
Bakso motif akan lebih bervariasi jika ditambahkan berbagai jenis warna. Pilihlah pewarna khusus untuk makanan agar aman dikonsumsi. Jika pewarna yang digunakan berbentuk bubuk, untuk menggunakannya harus ditambah air terlebih dahulu. Jangan memilih jenis pewarna yang dilarang digunakan untuk makanan.
e. Minyak wijen dan minyak ikan
Ditambahkan untuk menambah cita rasa. Pilih jenis minyak wijen yang harum atau gunakan minyak ikan untuk menambah rasa ikan pada bakso ikan.
C. Alur Produksi Bakso Ikan
Daging ikan patin fillet
Pemotongan daging ikan
Pencampuran dalam mixer
Pencetakan
Setting gel
Pemasakan
Pendinginan
Pengemasan
Penyimpanan
a. Ikan Beku
Ketika akan mengolah keluarkan pasta ikan dari freezer sesuai dengan kebutuhan untuk dicairkan. Sisa yang belum digunakan sebaiknya dibungkus kembali dan segera dikembalikan ke dalam freezer. Cara pencairan ikan beku dilakukan dengan cara meletakkannya dalam suhu kulkas atau suhu ruang selama beberapa jam hingga menjadi agak lembek.
b. Pemotongan
Ikan yang sudah sedikit lembek dapat dipotong-potong agar mudah dicampur dengan bahan lain. Pemotongan juga membantu melumatkan adonan sehingga menjadi benar-benar kompak dan rata
c. Pencampuran dalam Mixer (food processor)
Setelah dipotong-potong menjadi ukuran kecil, ikan dicampur dengan fosfat, garam, dan bumbu lainnya. Untuk mencampurkan bahan tersebut sebaiknya gunakan mixer atau food processor yang memiliki pisau tajam dan berputar dengan kecepatan tinggi seperti jenis food processor. Food processor yang bagus dan kecepatan tinggi sangat menentukan sekalai.
d. Pencetakan dan Setting Gel
Setelah tercampur rata, adonan bakso jeli dapat dicetak menjadi aneka bentuk yang diinginkan. Pencetakan adonan dapat dilakukan secara manual atau menggunakan mesin pencetak. Setelah dicetak, bakso perlu diberi perlakuan khusus agar menjadi gel elastis atau disebut “suwari”. Proses inilah yang disebut setting gel. Namun, jika tidak menginginkan tekstur yang elastis, tahapan ini bisa dilewati.
Untuk mendapatkan gel yang bagus, bakso bisa direndam dalam air bersuhu 400 C selama 10 menit. Jika tahapan ini dapat dilakukan dengan sempurna, akan dihasilkan tekstur bakso yang mirip dengan jeli. Karena itu, bakso yang terbuat dari surimi juga disebut dengan bakso Jeli.
e. Pemasakan dan Pendinginan
Bakso yang sudah dicetak bisa dimasak dengan cara digoreng, direbus, atau dikukus, disesuaikan dengan keperluan. Setelah itu, bakso didinginkan dengan mencelupkannya ke dalam air es atau memasang blower untuk meniup udara panas. Bakso yang sudah didinginkan tidak akan menimbulkan embun ketika dikemas dalam plastik. Embun pada kemasan akan menyebabkan bakso mudah busuk karena kandungan air yang besar.
f. Pengemasan dan Penyimpanan
Bakso dapat dikemas dengan plastik agar tidak mudah basi. Pilih desain plastik yang menarik agar dapat diterima oleh konsumen. Selain menggunakan plastik bakso juga dapat dikemas mengunakan tray khusus untuk makanan, lalu ditata rapi sehingga tampak cantik dan menarik.
Aneka Resep bakso patin dan Kuah
1. Bakso Patin cara tradisional/tanpa mesin adukan cepat dan rantai dingin

Cara Membuat : Hancurkan daging filet ikan patin, haluskan bumbu ,campur dan aduk semua bahan lalu bentuk menjadi bulatan bakso dan rebus sampai masak. Angkat dan tiriskan.

2. Bakso Ikan Patin

Cara Membuat :

Siapkan daging ikan
Siapakan mixer pengaduk/food processor
Masukkan daging ikan , fosfat, garam dan sebagian es batu dalam food processo
Aduk sampai tercampur rata. Masukkan sisa es batu, tepung dan bumbu
Aduk sampai kalis dan tidak ada butiran es lagi. Angkat.
Cetak bakso .Siapkan air rebusan dengan suhu 40 -50 derajat
rendam bakso yang sudah dicetak dalam air rebusan. Biarkan sampai bakso
agak matang. Setelah agak matang, rebus dalam air masak suhu 100 derajat C
selama 15-20 menit sampai mengapung
Tiriskan dan dinginkan dengan menggunakan blower sampai tidak ada sisa air lagi

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s