Analisa Usaha Warung bakmi dan nasi goreng

Kunci sukses:
Peka terhadap taste konsumen dan selalu gunakan bahan baku segar

Daya tarik:
Hanya butuh Rp 500 rb untuk menyiapkan bahan baku seperti mie, beras, daging dan bumbu-bumbu.

Bagaimana memulai usaha ini?
1. siapkan tempat yang menjual, bisa di teras rumah, atau menyewa lokasi strategis. biaya sewa tidak usah yang mahal sekitar 150rb atau 200rb

2. jika ingin berjualan keliling, maka bisa menggunakan gerobak dengan biaya pembuatan sekitar 1jt

3. siapkan berbagai peralatan seperti piring, wajan, gelas, talenan, plastik pembungkus, water jug, serbet, kursi, dll

4. cari bahan baku murah tapi berkualitas

5. dianjurkan pada awal penjualan, anda turun sendiri ke lapangan untuk melikat selera pasar dan mengetes rasa yang sudah anda buat apakah diminati orang. jika seseorang sudah cocok dengan rasanya, maka mereka akan merekomendasikan ke temannya untuk mencicipi masakan anda

6. anda juga bisa menambah variasi penjualan, seperti teh botol atau minuman ringan lainnya.

7. untuk meningkatkan pelayanan, bisa juga menggunakan jasa layanan antar, sehingga konsumen merasa dimudahkan.

8. jika penjualan sudah terlihat cukup ramai, maka anda bisa menggunakan nama anda menjadi merek masakan yang anda buat. sehingga, usaha anda akan semakin dikenal orang.

Apa saja peralatan yang dibutuhkan?
perabotan atau peralatan yang digunakan tergantung dari besarnya usaha. untuk modal 3jt, barang yang dibutuhkan sebagai berikut:
– 1 water jug
– 2 baki
– 1 serbet
– 1talenan
– 1 botol tempat saus
– 2 pisau
– 1 sealware bulat
– 1 sedotan fleksi
– 2 meja lipat kayu
– 1 kompor
– 1 wajan alumunium
– 1 tempat bumbu
– 1 dispenser
– 1 tempat sampah
– 6 gelas
– 13 kursi baso
– 1 alnis sealware
– 1 chineese turner
– 1 rice bucket
– 1 kig mug set
– 1 gerobak bambu

Bagaimana mendapatkan dan mempertahankan konsumen?
1. buatlah menu andalan, tidak harus yang mewah, yang penting dimasak dengan sesuatu yang berbeda dan unik

2. bisa juga dengan membuat nama menu masakan yang unik sehingga bisa terus diingat, misalnya “ayam gosong”

3. anda juga memberikan fasilitas gratis seperti minuman atau pudding sehingga membuat pembeli senang. tentu saja modal pembelian bahan baku gratisan ini sudah dimasukkan ke harga jual makanannya

4. atur jam buka warung sehingga pembeli bisa menyesuaikan waktunya

Simulasi bisnis warung bakmi dan nasi goreng

Modal awal
– investasi barang tetap seperti gelas, kursi baso, dll –> Rp 3.200.000
– investasi barang tidak tetap (bahan baku) –> Rp 500.000
Total modal awal: Rp 3.700.000

Pengeluaran sebulan
– Belanja bahan baku Rp 100.000 x 30 hari –> Rp 3.000.000
– transportasi Rp 10.000 x 30 hari –> Rp 300.000
– Gaji karyawan @Rp 750.000 x 2 orang –> Rp 1.500.000
total pengeluaran sebulan: Rp 4.800.000

Pemasukan sebulan
Asumsi pendapatan harian @Rp 7000 x 50 porsi –> Rp 350.000

Pendapatan per bulan
Rp 350.000 x 30 hari —> Rp 10.500.000

Keuntungan per bulan
Rp 10.500.000 – Rp 4.800.000 = Rp 5.700.000
Balik modal: kurang dari 1 bln

*hitungan di atas belum termasuk investasi tanah dan bangunan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s