Mensiasati Turunnya Daya Beli Konsumen Bakso

Bakso daging sapi merupakan salah satu jenis makanan olahan yang paling digemari diantara jenis bakso lain. Bakso jenis ini jelas paling digemari karena rasanya yang gurih , kenyal dan berserat renyah, aroma daging sapi yang lezat mampu membangkitkan selera atau menjadi penyedap saat ditambahkan dengan makanan lainnya. Layak bakso daging seringkali dicampurkan pada kuah sup, oseng, nasi goreng, mie atau cap jay. Makanan tersebut tampak lebih istimewa jika diberi potongan bakso.
 
Variasi bakso daging sapi sangat banyak mulai dari ukuran terkecil sampai sebesar bola tenis. Mulai bakso kasar (dengan cacahan daging), urat, halus sampai bakso daging yang diberi aneka isi (keju, strawberi atau jamur). Dari bentuk bulat, gepeng , kotak sampai bentuk bunga bunga dan bintang. Di pasar tradisional bakso daging dalam bentuk curah dan kemasan dijual dalam kondisi segar. Semantara di supermarket dan hypermarket besar bakso dikemas dan disimpan di suhu chill dan beku. Puluhan merk bakso daging berderet dan tetap laku setiap harinya. Setiap harinya bakso dijual kembali abang bakso kuah keliling, untuk masak ibu ibu di rumah, restaurant, catering dan hotel membutuhkan bakso untuk masakan istimewanya. Pasar bakso begitu besar baik di kota maupun desa. Boleh jadi bakso daging sapi adalah jenis olahan yang sudah begitu menasional.
 
Dari sisi permintaan pasar, bakso daging tidak pernah putus. Tapi perkembangan ekonomi yang kurang bersahabat, di tengah naiknya bahan baku daging sapi yang tidak terkendali, harga bakso jadi semakin mahal. Bahan baku berupa daging sapi selalu mengalami kekurangan, kekurangan stok bahan daging sapi ini meski sudah disiasati dengan impor daging sapi tetap belum bisa menyelesaikan masalah tersebut. Apalagi menjelang hari besar semacam Idul Fitri dimana harga daging sapi menjadi begitu mahal. Harga daging sapi bisa dibilang paling mahal yakni mencapai enam puluhan ribu untuk jenis daging sapi tanpa lemak.
 
Bahan baku yang mahal menghasilkan bakso daging sapi yang mahal pula. Sementara daya beli semakin menurun. Untuk mengantisipasi tersebut, kreasi ekonomi berupa ide usaha bakso daging sapi ekonomis perlu dibidik, mengingat pasarnya besar. Dengan harga murah maka bakso tetap dapat terbeli .
 
Bagaimana cara membuat bakso daging murah meriah ??
Cara cerdas membuat bakso daging sapi ekonomis adalah dengan cara sebagai berikut :
1.      Memperkecil ukuran bakso agar tetap terjangkau tanpa mengurangi komposisi daging sapi di dalamnya. Bakso dari ukuran berat 15 gram bisa dikurangi menjadi 10 sampai 12 gram per butir sehingga tetap terbeli.
2.      Merekayasa bahan baku, misal dengan menggunakan bahan daging sapi yang lebih murah (second grade quality) misal tetelan atau boneless. Memang sedikit berpengaruh terhadap rasa dan tekstur karena kandungan lemaknya bertambah. Daging sapi tanpa lemak lebih mahal. Namun jangan salah, lemak disatu sisi menciptakan aroma “beefy” yang disukai konsumen. Hidangan ini memang cocok disajikan panas panas.
3.      Menambahkan bahan baku sejenis yang lebih murah misal dengan mengabungkan 30% sampai 40% daging ayam yang memang lebih murah dibanding sapi. Dari sisi tekstur dan rasa tidak terlalu berpengaruh besar. Gunakan ayam bagian dada karena lebih netral dibanding paha. Sebaiknya tidak menambahkan kulit ayam karena kulit ayam memiliki khas rasa ayam yang kuat sehingga mempengaruhi taste sapi nya.
4.      Menggunakan mesin penggilingan daging yang lebih sempurna menghasilkan adonan sehingga tingkat kerusakan rendah. Anda bisa menyewa atau menggunakan jasa gilingan bakso di pasar pasar tradisional dengan harga per  kg bervariasi dari termurah tiga ribu sampai empat ribu rupiah.
5.      Menambahkan bahan aditif misalnya fosfat (sodium tri polyphosphate) untuk membantu bakso tetap kenyal dan merestruktur daging yang telah dipotong potong. Penggunaan fosfat diperlukan untuk menjaga keseimbangan adonan.
6.      Menambahkan es lebih banyak dan pemilihan mutu daging yang baik. Es pada saat membuat adonan disamping menurunkan suhu agar protein tidak mudah rusak saat proses pengadukan, secara ekonomis bisa menjadi komponen yang dapat menambah berat. Harga es lebih murah jauh dibanding daging sapi. Pemilihan mutu daging yang bagus memiliki korelasi yang kuat terhadap penambahan es. Semakin bagus daging, semakin bagus protein, kemampuan menyerap air semakin kuat. Bakso daging sapi yang tidak kenyal atau “ngeprul” adalah akibat protein yang rusak.
7.      Menambahkan tepung tapioca dan sagu lebih banyak karena harga nya relative lebih murah dibanding daging sapi itu sendiri.
8.      Penambahan bahan daging sintetis (TVP = texturized vegetable protein) dapat menjadi alternative untuk mengantikan daging sapi. Bahan tersebut berasal dari kedelai. Direndam dengan menggunakan air lalu ditambahkan pada adonan bakso. Bahan ini aman dikonsumsi karena dari bahan protein nabati.
 
Contoh Penghitungan Resep dan penghitungan Harga bakso daging sapi murah meriah :
 
Dalam satu batch adonan diasumsikan total adonan 1 kg:
Bahan
Jumlah/gr
%
Harga/kg
Total Biaya/Rp*
Daging sapi
310
31
60,000.00
18,600.00
Daging ayam
300
30
35,000.00
10,500.00
Tepung Tapioka
150
15
5,500.00
825.00
Es batu
200
20
100.00
20.00
Garam
12
1.2
1,500.00
18.00
Bawang Putih segar
25
2.5
10,000.00
250.00
Fosfat
1
0.1
34,000.00
34.00
Merica bubuk
1
0.1
55,000.00
55.00
Vitsin
1
0.1
20,000.00
20.00
Total
1,000.00
100.00
 
24,294.20
         
Harga 1 kg bakso daging sapi
 
Rp.
             24,294.20
Jika 1 butir bakso berat 12 gr = 1 kg isi 82-83 butir
   
harga 1 butir bakso
   
Rp.
                 296.27
harga jual 1 butir bakso di pasaran
 
Rp.
                 500.00
Prosentase Pendapatan*
 
%
                   40.75
       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s